Food For Thought: Telinga itu penting!

Engkau masih punya dua telinga!

P. John SDBKonon ada dua orang tuli, yang satunya lebih tua dan sudah lama menjadi tuli sedangkan yang lain masih muda dan barusan menjadi tuli. Orang tuli yang masih muda kelihatan sombong, tidak menghargai orang tuli yang senior. Maka terjadilah adu mulut di antara mereka berdua dan berujung pada perkelahian. Orang tuli senior berkata, “Kamu baru belajar menjadi tuli saja sudah sombong, apalagi kalau sudah senior seperti saya”. Semua orang yang menyaksikan perkelahian ini tertawa sambil melerai mereka. Orang tuli memang memiliki telinga tetapi tidak berfungsi normal. Namun, sayangnya mereka selalu berpikir bahwa mereka tidak tuli karena masih memiliki telinga. Banyak kali kita lebih tuli dari orang-orang tuli.

Tuhan Yesus dalam bacaan Injil memuji Yohanes Pembaptis. Ia berkata: “Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.” (Mat 11:12). Yesus memuji Yohanes sebagai pribadi unik yang lahir dari rahim ibunya. Namun, di saat yang sama Yesus mengatakan diri-Nya sebagai yang terkecil dalam Kerajaan Surga lebih besar dari Yohanes Pembaptis. Artinya, Yohanes memang pribadi unik yang diutus Tuhan supaya menyiapkan jalan bagi Tuhan Yesus. Seruan tobatnya membuat banyak orang harus mendengar dan berubah. Ada juga yang kecewa seperti Herodes.

Ada satu hal yang Tuhan Yesus tekankan di sini: Bagaimana manusia mampu menggunakan telinganya supaya mendengar dengan baik pewartaan Yohanes dan mengaplikasikannya dalam hidup supaya layak menerima kehadiran Tuhan. Tuhan memberikan dua telinga dengan posisi yang bagus, letaknya di kepala supaya kita bisa banyak mendengar. Kita banyak mendengar berarti kita bisa taat. Semakin kita taat, kita mampu mengasihi. Maka Yesus berkata: “Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar.” (Mat 11:15). Apakah anda masih memiliki telinga? Dengarlah yang baik-baik dan hindarilah yang jahat dalam hidupmu.

PJSDB

Leave a Reply

Leave a Reply