Lucerna pedibus meis verbum tuum, et lumen semitis meis

Food For Thought: Kerendahan hati itu penting

Kerendahan hati itu penting John J. McCloy adalah seorang pengacara dari Amerika. Ia pernah berkata: “Kerendahan hati menuntun pada kekuatan bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri.” Saya sepakat dengannya karena kerendahan hati memang menguatkan hidup kita bukan melemahkan. Kerendahan hati membuat kita layak berdiri […]

Parenting: memahami pikiran anak

Memahami pikiran anak-anak Saya sedang membaca kembali Le Petit Prince buah karya Antoine de Saint-Exupery. Pada bagian awal buku ini kisahkan tentang kemampuan imaginative dan kognitif anak usia enam tahun tentang bagaimana seekor ular sancha menelan mangsanya. Mangsa pertama adalah seekor binatang buas dan mangsa kedua adalah seekor gajah. Sang anak usia enam tahun membayangkan […]

Homili 21 Agustus 2018

Peringatan Wajib St. Pius X Yeh. 28:1-10 MT Ul. 32:26-27ab,27cd-28,30,35cd-36ab Mat. 19:23-30 Mawas diri itu perlu dan harus Saya selalu mengingat sebuah dialog menarik antara seorang ayah dengan anaknya yang masih di remaja di sebuah restoran. Ketika itu saatnya makan siang. Semua orang memesan makanan sesuai kebutuhan dan kesukaannya. Anak itu memesan makanan yang menurut […]

Food For Thought: Keheningan bathin yang teratur

Keheningan hati Pada malam hari ini saya bertamu di rumah seorang sahabat. Saya memperhatikan beberapa bingkai yang digantung di dinding ruang tamu. Mata saya tertuju pada sebuah bingkai dengan gambar St. Theresia dari Kalkuta. Ada tulisan di bawah gambar orang kudus ini: “Buah keheningan adalah doa. Buah doa adalah iman. Buah iman adalah cinta. Buah […]

Homili 20 Agustus 2018

Hari Senin, Pekan Biasa ke-XXB Yeh. 24:15-24 MT Ul. 32:18-19,20,21 Mat. 19:16-22 Berani Melepaskan Apakah anda berani melepaskan segala-galanya untuk Tuhan dan sesamamu? Ini adalah sebuah pertanyaan yang diungkapkan oleh seorang pemuda dalam sebuah acara talkshow bertema “Indahnya hidup bakti” di sebuah paroki. Saya sendiri merasa kaget dengan pertanyaan sang pemuda ini. Ia hanyalah pemuda […]

Food For Thought: Penyembahan Sakramen Mahakudus

Kebaktian kepada Sakramen Mahakudus Pada sore hari ini bersama para konfrater dan anak-anak asrama seperti biasa mengadakan adorasi sakramen Mahakudus. Salah satu lagu favorit sejak masa novisiat adalah Adoro te devote. Ini sebagian syair yang selalu dinyanyikan dengan penuh devosi: Adoro te devote, latens Deitas, Quae sub his figures veer lariats; Tibi se cor meum […]

Food For Thought: Ekaristi mengubah hidupku

Ekaristi Kudus mengubah hidupku Saya sedang menyiapkan misa kudus pada hari Minggu Biasa ke-XX/B ini. Tuhan Yesus menyapa saya hari ini melalui perkataan-Nya: “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.” (Yoh […]

Homili 18 Agustus 2018

Hari Sabtu, Pekan Biasa ke-XIX Yeh 18:1-10.13b.30-32 Mzm 51:12-15.18-19. Mat 19:13-15 Merekalah pemilik Kerajaan Sorga! Apakah Kerajaan Sorga itu? Dan siapakah yang layak memilikinya? Kedua pertanyaan ini selalu ada dalamm peziarahan iman kita. Penyebutan Kerajaan Sorga tidak terlepas dari Kerajaan Allah. Para Bapa Gereja mengajarkan bahwa makna Kerajaan Allah adalah pertama, Yesus sendiri, karena seperti […]

Homili 17 Agustus 2018

Hari Jumat, Pekan Biasa ke-XIX Yeh 16:1-15.60.63 MT (Yes) 12:2-3.4abcd,5-6 Mat 19:3-12 Bertahanlah terhadap godaan Apakah anda sempat digoda, menggoda dan tergoda hari ini? Saya merasa yakin bahwa semua yang membaca tulisan saya ini mengakui sudah sedang mengalaminya hari ini. Sebab selalu ada kesempatan untuk mengalami godaan. Orang mengatakan selalu ada “occasione e tentazione” artinya […]

Food For Thought: Apakah aku sudah merdeka?

Aku sudah merdeka? Kita kembali merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Ini merupakan perayaan rutin setiap tahun. Bendera merah putih berkibar di mana-mana. Ketika melihat bendera negeriku yang berkibar di mana-mana ini, saya mengingat sebuah lagu yang diciptakan Gombloh. Sebagian liriknya berbunyi begini: “Berkibarlah bendera negeriku, Berkibarlah engkau di dadaku, Tunjukkanlah kepada dunia, […]