Food For Thought: Tuhan tidak pernah nge-prank manusia!

Tuhan yang tidak pernah nge-‘prank’ manusia! Satu kata yang sedang viral dalam masyarakat kita saat ini adalah kata ‘prank’. Dengan menyebut kata prank ini, pikiran kita tertuju kepada sebuah istilah dalam Bahasa Inggris yakni ‘practical jokes’ atau humor praktis. Dari segi etimologinya, istilah “practical jokes” digunakan untuk pertama kali sekitar 1804. Sebelumnya orang hanya menyebutnya […]

Food For Thought: Seperti sedang menghitung hari

Seperti sedang menghitung hari Semalam saya merayakan misa untuk mengenang tujuh hari meninggalnya Bapak Paulus, seorang kerabat saya di Jakarta Timur. Bapak Paulus meninggal di usia 81 tahun, setelah melewati masa-masa yang sulit karena sakit di usia senja ini. Dalam doa umat, ada sebuah intensi doa untuk memohon peneguhan, kekuatan dan perlindungan bagi saya yang […]

Food For Thought: Seandainya saya adalah Smartphone

Seandainya saya adalah Smartphone Ada seorang anak kecil yang duduk sambil memperhatikan kedua orang tuanya di ruang tamu keluarga. Kedua orang tua ini tidak berbicara satu sama lain meskipun sedang duduk berhadapan. Kadang saat mereka berbicara, mereka tidak saling memandang tetapi tetapi mereka justru tetap mengarah ke layar Smarthponenya. Anak itu kelihatan mulai kesal melihat […]

Merajut Kebersamaan

Berjalan Bersama Merajut Kebersamaan Saya memiliki sebuah kebiasaan berjalan sore hari di tepi pantai. Bagi saya ini adalah sejenis olah raga yang murah meriah namun memberikan keuntungan yang banyak kepada saya. Misalnya, ketika berjalan di atas pasir memang membutuhkan energi yang besar sehingga kita mudah berkeringat, ada kesempatan untuk menikmati keindahan alam di pantai, mengambil […]

Food For Thought: Menerima diri dan bersyukur

Menerima diri dan bersyukur Saya membaca buku berjudul: “The Story of My life”. Ini bukanlah sebuah buku baru. Buku ini mengisahkan tentang Helen Keller, seorang perempuan yang buta dan tuli namun kehidupannya benar-benar mengubah dunia. Saya menemukan sebuah perkataan yang mengesankan di dalam buku ini. Inilah kutipannya: “Jauh lebih baik berlayar selamanya di malam kebutaan […]

Food For Thought: Menghakimi diri

Suka menghakimi diri… Seorang pemuda berbicara dengan saya. Ia selalu menghakimi dirinya dan mengutuk habis-habis dirinya karena sebuah kelemahan manusiawi yang selalu menghantuinya. Ia berusaha untuk keluar dari kelemahan manusiawinya itu namun ia selalu merasa tidak berdaya dan akhirnya takhluk juga. Mungkin kita perlu berpikir positif bahwa tidak ada seorang manusia yang tidak memiliki kesalahan. […]

Jangan membiarkan cangkirmu meluap!

Jangan membiarkan cangkirmu meluap! Konon ada seorang profesor dari sebuah universitas ternama mendatangi seorang maestro di Jepang untuk bertanya tentang Guru Zen. Sang Maestro Jepang menyambutnya. Sebelum mereka memulai pembicaraan tentang Guru Zen, sang Maestro Jepang mengundang profesor untuk minum teh sebentar. Posisi duduk di meja adalah duduk berhadapan satu sama lain. Sang Maestro meletakkan […]

Food For Thought: Seharusnya ‘BenCi’

Seharusnya ‘BenCi’ Adalah Heidy Diana. Banyak di antara kita yang mengenang penyanyi ini karena pernah mempopulerkan lagu ‘istilah cinta’. Ada sebagian liriknya yang bunyinya: “Didalam kamus bercinta, selalu saja memakai istilah, yang bukan didapat dari guru bahasaku: BENCI: Benar-benar cinta…” Saya menduga bahwa banyak orang yang kaget saat mendengar istilah benci yang seharusnya diperlawankan dengan […]

Food For Thought: Rekonsiliasi…

Rekonsiliasi oh rekonsiliasi Salah satu kata yang sedang viral pasca penetapan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia adalah kata ‘Rekonsiliasi’. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan kata rekonsiliasi sebagai sebuah perbuatan memulihkan hubungan persahabatan pada keadaan semula atau perbuatan menyelesaikan perbedaan. Arti kata rekonsiliasi ini membuka wawasan kita akan suasana panas politik Indonesia selama lebih kurang […]

Waktu Berkualitas Dalam Keluarga

INDAHNYA QUALITY TIME Hari liburan sekolah sudah tiba. Tentu saja ini menjadi kesempatan bagi keluarga-keluarga untuk saling mengunjungi satu sama lain terutama keluarga-keluarga yang tinggal berjauhan, mereka dapat berkumpul bersama setelah sibuk dengan aneka pekerjaan masing-masing. Mereka menggunakan waktu untuk istirahat bersama dan lebih dari itu, waktu liburan menjadi waktu berkualitas (Quality Time) bagi setiap […]