Lucerna pedibus meis verbum tuum, et lumen semitis meis

Food For Thought: Kaum tua dan muda dengarlah…

Kaum tua dan muda dengarlah… Apakah ada orang tua dan orang muda yang ideal? Ini adalah pertanyaan sederhana yang selalu keluar dari mulut orang-orang yang mencari idealism tertentu dalam sosok manusia pria dan wanita. Sebenarnya, gambaran pribadi yang ideal itu relatif. Setiap orang melihatnya dengan pandangan yang berbeda. Kebanyakan orang akan mengatakannya sesuai dengan deskripsi […]

Homili 13 November 2018

Hari Selasa, Pekan Biasa ke-XXXII Tit. 2:1-8,11-14 Mzm. 37:3-4,18,23,27,29 Luk. 17:7-10 Hamba yang terbaik! Saya pernah diajak untuk makan siang bersama sebuah keluarga. Ada satu hal yang menyenangkan hati yakni pada saat itu, di depan meja yang sama duduklah seluruh keluarga, sopir dan baby-sitter. Saya mengatakan hal yang menyenangkan sebab biasanya ada pribadi tertentu yang […]

Merenung Pemimpin Idaman

Pemimpin idaman… Mengakhiri hari ini, saya merenung kembali semua peristiwa-peristiwa tertentu yang perlahan akan berlalu. Salah satu fokus permenungan saya adalah tentang kerinduan banyak orang untuk memiliki seorang pemimpin idaman. Dari berbagai media, kita mendapat gambaran berupa harapan banyak orang tentang kualitas seorang pemimpin. Masing-masing orang mengharapkan agar pemimpinnya bertanggung jawab, jujur, merakyat, bekerja keras, […]

Food For Thought: kasih dan kerahiman Tuhan

Merenungkan belas kasih dan kerahiman Tuhan Allah Apakah anda sudah berbagi pada hari ini? Ini adalah sebuah pertanyaan kecil dari salah seorang pembaca tulisan-tulisan saya di website pejesdb.com malam hari ini. Saya tersenyum sendiri dan merasa bersyukur kepada Tuhan karena sudah berbagi dengan para umat yang saya layani dalam Ekaristi hari ini dan juga beberapa […]

Homili 12 November 2018

Hari Senin, Pekan Biasa ke-XXXII Peringatan Wajib St Yosafat Tit. 1:1-9 Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-6 Luk. 17:1-6 Jadilah Pribadi yang bertanggung jawab! Pada hari ini kita mengenang St. Yosafat, Martir. Beliau dilahirkan di Ukraina. Pada tahun 1580, beliau dibaptis dengan nama Yohanes. Selanjutnya ia menjadi seorang biarawan dalam Ordo St Basilus dan memilih nama Basilus. Yosafat memiliki […]

Food For Thought: Jangan takut menjadi miskin

Jangan takut menjadi miskin Mo orem hare-hare! Ini adalah sebuah ungkapan yang selalu saya dengan ketika masih kecil. Kadang-kadang ada tamu yang singgah di rumahku, setelah mereka disuguhi makan dan minum oleh orang tuaku, mereka selalu mengulangi kalimat yang sama: ‘Mo orem hare-hare’ artinya ‘anda adalah orang yang murah hati’. Kalimat ini dapatlah menjadi pengganti […]

Homili Hari Minggu Biasa ke-XXXII/B – 2018

Hari Minggu Biasa XXXII/B 1Raj. 17:10-16 Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10 Ibr. 9:24-28 Mrk. 12:38-44 Mencintai dengan segenap hati Saya pernah membaca kisah hidup sepasang suami dan istri di sebuah majalah. Isi ringkas kisah pasutri dimaksud seperti ini: Mulanya mereka adalah pasangan yang bahagia. Kedua-duanya memiliki bagian-bagian tubuh yang sempurna adanya pada saat menikah. Mereka sudah dikaruniai seorang […]

Homili 10 November 2018

Hari Sabtu Pekan Biasa ke-XXXI Peringatan Wajib St. Leo Agung Flp. 4:10-19 Mzm. 112:1-2,5-6,8a,9 Luk. 16:9-15 Apakah kamu masih setia? Saya pernah merayakan misa syukur pernikahan yang ke-40 atau panca windu pernikahan dari sepasang suami dan istri. Perayaan Ekaristi disiapkan dengan baik dan berlangsung sangat meriah. Usai misa syukur, pasutri yang sudah menjadi opa dan […]

Homili Pemberkatan Gereja St. Yohanes Lateran – 2018

Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran Yeh. 47:1-2,8-9,12 Mzm. 46:2-3,5-6,8-9 1Kor. 3:9b-11,16-17 Yoh. 2:13-22 Kuduskanlah Rumah Tuhan! Pada pagi hari ini saya mendapat sepotong lagu kiriman dari salah seorang aktivis sebuah kelompok kategorial. Inilah potongan lagu yang saya maksudkan: “Kuduskan tempat ini, untuk kami berdoa. Kuduskan hati ini, untuk kami menyembah. Biar segala perkara, kuserahkan pada-Mu […]

Food For Thought: Doa adalah

Emang Kamu Masih Berdoa? Ada dua orang remaja yang sedang berbincang-bincang dengan suara dan gelak tawa yang lantang di sebuah restoran. Setelah membahas banyak hal, remaja pertama berkata: “Saya hanya bisa berdoa semoga dia bahagia.” Spontan remaja kedua berkata: “Emang kamu masih berdoa?” Remaja pertama menjawabnya, “Ya ialah, masa ia dong!” Mereka berdua tertawa terbahak-bahak […]