Lucerna pedibus meis verbum tuum, et lumen semitis meis

Homili 26 November 2015

Hari Kamis, Pekan Biasa XXXIV Dan. 6:12-28 MT Dan. 3:68,69,70,71,72,73,74 Luk. 21:20-28 Penyelamatanmu sudah dekat! “Kita harus pandai membaca tanda-tanda zaman”. Ini adalah sebuah wejangan yang diberikan oleh seorang Pastor ketika melakukan kunjungan umat di sebuah lingkungan parokinya. Lingkungan itu sempat mendapat perhatian khusus baik dari Gereja, dalam hal ini Paroki, maupun pemerintah setempat karena […]

Homili 25 November 2015

Hari Rabu, Pekan Biasa XXXIV Dan. 5:1-6,13-14,16-17,23-28 MT Dan. 3:62,63,64,65,66,67 Luk. 21:12-19 Jadilah saksi Kristus Saya barusan merayakan misa requiem untuk memohon keselamatan abadi bagi Pak Robi Lukitama. Beliau adalah warga paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan dikenal sebagai bapak pendiri Komunitas St. Leopold. Komunitas ini termasuk sebuah kelompok kategorial di Keuskupan Agung […]

Food For Thought: Hanya Tuhan yang abadi

Tak ada yang abadi Saya mengingat lirik dari lagu yang dinyanyikan Ariel Peter Pan beberapa tahun silam. Ada kalimat: “Tak ada yang abadi, ho…biarkan aku bernafas sejenak sebelum hilang”. Nabi Daniel adalah seorang tokoh dalam Kitab Suci yang digambarkan saleh dalam hidupnya dan sebagai penafsir mimpi yang ulung. Ia memiliki sebuah penglihatan: ada sebuah patung […]

Homily 24 November 2015

Hari Selasa, Pekan Biasa XXXIV Dan. 2:31-45 MT Dan. 3:57,58,59,60,61 Luk. 21:5-11 Membaca tanda-tanda zaman itu perlu Pada suatu kesempatan ibadat bersama di sebuah lingkungan, seorang umat mengaku sering merindukan kematian di dalam hidup. Saya merasa kaget mendengarnya, karena biasanya banyak orang mau hidup seribu tahun. Saya meneguhkannya dengan mengatakan bahwa kematian itu indah maka […]

Homili 23 November 2015

Hari Senin, Pekan Biasa XXXIV Dan. 1:1-6,8-20 MT Dan. 3:52,53,54,55,56 Luk. 21:1-4 Berani berbagi, siapa takut? Saya pernah mengunjungi seorang rekan imam di sebuah Paroki yang terletak di pinggiran kota. Saya menunggu di ruang tamu sambil memperhatikan kalender kegiatan pastoral di paroki itu. Arah pandangan saya berhenti sejenak pada sebuah tulisan: “Berani berbagi, siapa takut?” […]

Food For Thought: Tempatmu Kudus adanya

Berani menanggalkan kasut! Saudari dan saudara terkasih. Musa memiliki pengalaman rohani yang sangat menarik. Pada suatu kesempatan, sambil menggembalakan ternak Yitro, mertuanya di gunung Horeb, ia melihat sebuah penampakan Malaikat Tuhan dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Semak duri itu tidak terbakar. Ini mengherankan Musa maka ia ingin mengetahui sebab musababnya. Ia mendekati […]

Homili 20 November 2015

Hari Jumat, Pekan Biasa XXXIII 1Mak. 4:36-37,52-59 MT 1Taw. 29:10,11abc,11d-a2a,12bcd Luk. 19:45-48 Kuduskanlah tempat ibadahmu! Saya mengingat sebuah lagu populer berjudul “Kuduskan tempat ini” di kalangan umat terutama ketika memulai doa bersama. Syair lagunya adalah: “Kuduskan tempat ini, untuk kami berdoa. Kuduskan hati ini, untuk kami menyembah. Biar segala perkara, kuserahkan padaMu Yesus. Dan Roh […]

Food For Thought: Setia Selamanya

Setia Selamanya! Ada seorang sahabat menceritakan pengalamannya. Barusan ada seseorang mewawancarainya. Mereka sepakat bertemu. Proses wawancara pun berjalan dengan baik. Salah satu pertanyaan yang membuatnya tetap berefleksi adalah: “Apakah anda setia dalam hidupmu?” Ia sudah menjawab pertanyaan ini bahwa ia setia selamanya, meskipun penuh perjuangan dan pengurbanan diri. Namun demikian, ia masih memiliki bayang-bayang kurang […]

Homili 19 November 2015

Hari Kamis, Pekan Biasa XXXIII 1Mak. 2:15-29 Mzm. 50:1-2,5-6,14-15 Luk. 19:41-44. Damai itu indah Beberapa hari yang lalu saya melewati sebuah jalan protocol di sebuah kota. Saya melihat sebuah tulisan pada spanduk besar: “Damai itu indah”. Saya melanjutkan perjalanan sambil merenungkan kata-kata ini, begitu sederhana tetapi amat mendalam dan kontekstual bagi kota ini. Saya mengatakan […]

Homili 18 November 2015

Hari Rabu, Pekan Biasa XXXIII 2Mak. 7:1,20-31 Mzm. 17:1,5-6,8b,15 Luk. 19:11-28 Merenungkan “kemuliaan” sebuah pekerjaan Pada pagi hari ini saya menerima sebuah kutipan, yang merupakan ucapan dari Beata Theresia dari Kalkuta, bunyinya: “Hanya sedikit di antara kita yang melakukan hal-hal besar, tetapi semua orang di antara kita dapat melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar.” Ucapan […]