Renungan 19 Desember 2011

Hak 13:2-7.24-25a; Mzm 71:3-4a.5-6ab.16-17; Lukas 1:5-25

Bagi Allah tidak ada yang mustahil

Saya teringat Helen Keller. Ia pernah berkata: “Hidup ini adalah petualangan yang mendebarkan atau bisa juga tidak bermakna apa-apa. Keberanian untuk menghadapi perubahan dan menjalaninya sebagai orang yang berjiwa besar dalam menghadapi hidup merupakan kekuatan tak terkalahkan.” Kata-kata Helen Keller ini didasarkan pada pengalaman pribadinya sebagai pribadi berkebutuhan khusus namun Ia berani menantang hidupnya sendiri dan berhasil menaklukan segala kekurangan dalam hidupnya.

Sabda Tuhan pada hari ini mengisahkan kabar sukacita yang diterima para abdi Allah tentang kelahiran baru dalam keluarga meskipun sudah masuk dalam kategori ULAMA alias usia lanjut manusia aktif. Istri Manoah orang Zora keturunan Dan sudah mencapai ulama dan disebut mandul, tidak beranak. Tetapi ia menerima kabar sukacita dari Malaikat Tuhan: “Meskipun engkau mandul, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minum yang memabukkan dan jangan memakan sesuatu yang haram. Anak laki-laki yang lahir itu kepalanya tidak kena pisau cukur, dan bertugas untuk membebaskan bangsa Israel dari tangan orang Filistin.”   Maka pada waktu yang ditentukan lahirlah Simson yang menjadi besar dan diberkati Tuhan.

Zakharia sang imam dari kalangan imam Abia dan istrinya Elisabeth juga sudah masuk kategori ulama. Elisabeth dikatakan mandul. Ketika melayani di dalam Bait Suci, Zakharia menerima kabar sukacita dari Malaikat bahwa isterinya akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan dinamai Yohanes. Kelahirannya membawa sukacita besar bagi banyak orang. Yohanes tidak akan minum anggur, atau minuman keras. Ia akan mempertobatkan banyak orang Israel dan Ia juga akan mendahului Tuhan dalam Roh. Meskipun cukup jelas perkataan Malaikat namun Zakharia ragu-ragu sehingga diberi tanda khusus yakni menjadi bisu hingga Yohanes dilahirkan.

Kelahiran baru selalu menjadi berkat dan sukacita bagi setiap keluarga. Apalagi kalau keluarga itu merindukan kehadiran seorang anak di usia yang sudah tidak muda lagi. Mujizat itu nyata bagi orang yang terbuka kepada Tuhan dan yang taat pada SabdaNya. Bagi Allah tidak ada yang mustahil!

PJSDB
Leave a Reply

Leave a Reply