Perkataan para kudus tentang Salib Suci – 14 September 2026

Salib Suci

Kita semua pasti sudah membaca tulisan santo Petrus tentang Salib Kristus yakni: “Dia sendiri menanggung dosa-dosa kita dalam tubuh-Nya di atas salib, agar, setelah terbebas dari dosa, kita dapat hidup untuk kebenaran. Melalui luka-luka-Nya, kamu telah disembuhkan” (1Ptr 2:241).
Berikut ini saya akan mengutip perkataan para kudus tentang Salib Kristus:

1. St. Teodorus sang Studit, uskup (759-826 M.): “Salib adalah kemuliaan semua rasul, mahkota para martir, dan pengudusan para orang kudus.”
2. St. Yohanes Krisostomus, uskup (347-407 M.): “Salib adalah kehendak Bapa, kemuliaan Anak Tunggal, sukacita Roh Kudus, kebanggaan para malaikat, jaminan Gereja, kebanggaan Paulus, benteng para orang kudus, dan terang seluruh dunia.”
3. St. Andreas dari Kreta, uskup (650-712 M): “Seandainya tidak ada salib, maut tidak akan diinjak-injak, dan neraka tidak akan dijarah. Oleh karena itu, salib adalah sesuatu yang luar biasa agung dan mulia.”
4. Santo Cirilius dari Yerusalem, uskup (315-387 M.): “Gereja Katolik membanggakan setiap perbuatan Kristus. Namun, kemuliaan tertingginya adalah salib.”
5. Santo Leo Agung, paus (400-461 M.): “Tidak ada bentuk kekejaman apa pun yang dapat meruntuhkan agama yang didirikan oleh misteri salib Kristus.” +
6. St. Thomas Becket, uskup (1118–1170 M): “Demi kita, Kristus mempersembahkan diri-Nya kepada Bapa di atas mezbah salib.”
7. Santo Teodorus sang Studit, uskup (759-826 M): “Di dalam salib tidak ada percampuran antara kebaikan dan kejahatan, seperti pada pohon surga: salib sepenuhnya indah dipandang dan baik dirasakan.”
8. Santo Andreas dari Kreta, uskup (650-712 M): “Kemuliaan Kristus adalah salib-Nya dan pengagungan-Nya di atasnya, sebagaimana Ia dengan jelas berkata: ‘Apabila Aku ditinggikan, Aku akan menarik semua orang kepada-Ku.’”
9. Santo Agustinus, uskup (354–430 M): “Di atas salib, Kristus melakukan pertukaran yang agung. Di sana, kantong yang berisi harga yang harus dibayarkan untuk kita dibuka.”
10. Santo Andreas dari Kreta, uskup (650-712 M): “Salib melambangkan penderitaan Kristus karena di atasnya Ia dengan sukarela menderita hingga mati. Namun, salib juga merupakan trofi-Nya karena melalui salib itulah iblis dilukai dan maut dikalahkan.”
11. Santo Andreas dari Kreta, uskup (650-712 M): “Salib itu mulia karena merupakan tanda penderitaan Allah sekaligus lambang kemenangan-Nya.”
12. Santo Teodorus dari Studion, uskup (759-826 M.): “Salib adalah pohon di mana Kristus, layaknya seorang raja di atas kereta perang, menghancurkan iblis, Penguasa maut, dan membebaskan umat manusia dari tirani-nya.”
13. St. Yohanes Krisostomus, uskup (347-407 M): “Salib adalah trofi kita yang dikibarkan melawan setan-setan, pedang kita melawan dosa, dan pedang Kristus yang digunakan untuk menusuk ular.”
14. St. Leo Agung, paus (400-461 M): “Tidak ada seorang pun, betapapun lemahnya, yang ditolak untuk ikut serta dalam kemenangan salib.”
15. St. Yohanes Krisostomus, uskup (347-407 M.): “Jelas terlihat melalui orang-orang yang tidak terpelajar bahwa salib itu meyakinkan; bahkan, salib itu telah meyakinkan seluruh dunia.”
16. St. Leo Agung, paus (400-461 M.): “Tidak seorang pun boleh malu akan salib Kristus, yang melaluinya dunia telah ditebus.”
17. St. Polikarpus, uskup dan martir (69-155 M.): “Siapa pun yang menolak mengakui kesaksian salib adalah dari iblis.” +
18. St. Ambrosius, uskup (340-397 M.): “Apa arti air tanpa salib Kristus? Hanya unsur biasa tanpa efek sakramental.”
19. St. Ignatius dari Antiokhia, uskup dan martir (35-98 M.): “Rohku diserahkan pada pelayanan yang rendah hati bagi salib, yang merupakan batu sandungan bagi orang-orang yang tidak percaya, tetapi bagi kita adalah keselamatan dan hidup kekal.”
20. Santo Teodorus dari Studite, uskup (759-826 M: “Melalui salib, kita, domba-domba Kristus, telah dikumpulkan menjadi satu kawanan, yang ditakdirkan untuk kandang domba di surga.”
21. Santo Leo Agung, paus (400-461 M): “Betapa luar biasanya kuasa salib; betapa agungnya kemuliaan sengsara-Nya yang tak terlukiskan: inilah takhta penghakiman Tuhan, penghukuman atas dunia, keagungan Kristus yang disalibkan.”
22. Santo Yohanes Krisostomus, uskup (347-407 M.): “Kamu telah menyaksikan kemenangan luar biasa Kristus, pencapaian gemilang salib.”
23. Santo Ignatius dari Antiokhia, uskup dan martir (35-98 M.): “Salib sengsara Kristus adalah undangan-Nya bagi kamu yang merupakan anggota tubuh-Nya.”
24. Santo Thomas Aquinas, imam (1225-1274 M.): “Barangsiapa yang ingin hidup secara sempurna, hendaknya tidak melakukan apa pun selain mengabaikan apa yang diabaikan Kristus di salib dan menginginkan apa yang Ia inginkan, sebab salib merupakan teladan dari segala kebajikan.”
25. St. Yohanes dari Avila, imam (1499-1569 M.): “Semoga Tuhan mengaruniakan agar hati kita tidak menemukan ketenangan dan tidak mencari makanan lain di dunia ini, kecuali dalam kesusahan dan penderitaan di samping salib Tuhan.”
Demikian dua puluh lima kutipan para kudus tentang Salib Suci Tuhan kita Yesus Kristus. Semoga perkataan para kudus dapat mengubah hidup kita dalam jalan menuju kekudusan.

P. John Laba, SDB