Food For Thought: Bekas luka sebagai guru kehidupan

Bekas Luka sebagai guru kehidupan Pada sore hari ini saya memperhatikan seorang pemuda yang lengannya penuh dengan bekas luka bakar, yang dalam proses penyembuhan. Mulanya saya merasa tidak nyaman untuk menanyakannya tentang Lukas bakar yang ada dilengannya itu. Tetapi saya memiliki rasa ingin tahu, merasa kasihan kepadanya dan beranilah saya bertanya kepadanya. Ia tersenyum dan […]

Food For Thought: Merenungkan Kasih dan Kemurahan Tuhan

Merenungkan kasih dan kemurahan Tuhan Ada seorang pemuda yang mengaku pernah hidup dalam kegelapan. Pada saat itu ia berpikir sedang berada di zona nyaman. Setiap perbuatan salah dan dosa rasanya biasa-biasa saja. Namun pada suatu kesempatan ia menemukan sebuah catatan harian sahabatnya tentang kasih dan kemurahan hati Tuhan. Sahabatnya menulis: “Setiap kali aku menarik nafas […]

Homili 17 Oktober 2018

Hari Rabu, Pekan Biasa ke-XXVIII Peringatan Wajib St. Ignatius dr Antiokhia Gal. 5:18-25 Mzm. 1:1-2,3,4,6 Luk. 11:42-46 Roh Kudus Memimpin Kita St.Ignatius dari Antiokhia adalah salah satu dari para Bapa Apostolik atau Bapa Gereja. Beliau adalah seorang uskup dan Martir yang menjalani hidupnya dengan meneladani Tuhan Yesus Kristus. Ia dikenal dan dikenang sebagai Uskup Antiokhia […]

Food For Thought: Membuka hati kepada Tuhan

Membuka hati kepada Tuhan Membuka hati. Ini adalah kalimat yang sudah lumrah dalam membangun relasi atau membangun komunikasi dengan Tuhan dan sesama. Dalam membangun relasi dengan Tuhan kita menempuhnya lewat Doa. Katekismus Gereja Katolik mengajarkan makna doa sebagai kesediaan manusia untuk membuka hati kepada Tuhan. Doa berarti kita mengangkat hati dan pikiran hanya kepada Tuhan. […]

Homili 16 Oktober 2018

Hari Selasa, Pekan Biasa ke-XXVIII Gal. 4:31b-5:6 Mzm. 119:41,43,44,45,47,48 Luk. 11:37-41 Dasar orang bodoh! Siapa di antara kita yang tidak tersinggung dan marah ketika mendapat celotehan negatif: “Dasar orang bodoh!” Saya sendiri kalau mendengar kalimat ini ditujukan kepada saya maka saya akan bereaksi: tersinggung, marah dan pingin tonjok orang yang mengatakannya kepada saya. Tetapi semakin […]

Food For Thought: Bersaksilah…

Berani bersaksi! Gereja zaman now membutuhkan kesaksian hidup yang nyata, bukan pada banyaknya kata-kata yang diucapkan oleh siapa saja yang ada di dalam Gereja. Seorang pemuda berkomentar setelah mengikuti perayaan Ekaristi pada hari Minggu: “Saya merasa kembali ke rumah tanpa membawa apa-apa karena gembalaku banyak berbicara tetapi tidak sejalan dengan hidup pribadinya.” Seorang yang lain […]

Homili 15 Oktober 2018

Hari Senin, Pekan Biasa ke-XXVIII Peringatan Wajib St. Teresia dr Yesus Gal. 4:22-24,26-27,31-5:1 Mzm. 113:1-2,3-4,5a,6-7 Luk. 11:29-32 Yesus lebih dari segalanya! Seorang remaja mengatakan kepada saya bahwa dia lagi jatuh cinta sama seseorang. Saya bertanya kepadanya tentang siapa yang membuatnya jatuh cinta. Dia berbisik: “YK”. Saya bertanya: “Siapa?” Dia menjawab: “Yesus Kristus”. Saya bereaksi sendiri […]

Food For Thought: Berani meninggalkan…

Berani meninggalkan segalanya Hari Minggu ini sangatlah istimewa bagi Gereja Katolik. Bapa Suci Paus Fransiskus mengkanonisasikan 6 orang kudus baru di dalam Gereja Katolik. Mereka adalah Santo Paulus ke-VI, St. Óscar Arnulfo Romero y Galdámez, St. Francesco Spinelli, St. Vincenzo Romano, St. Maria Katharina Kasper, St. Ignacia Nazaria March Mesa dan St. Nunzio Sulprizio. Keenam […]

Homili Hari Minggu Biasa ke-XXVIII/B – 2018

Hari Minggu Biasa XXVIII/B Keb. 7:7-11 Mzm. 90:12-13,14-15,16-17 Ibr. 4:12-13 Mrk. 10:17-30 Hanya satu lagi kekuranganmu… Mengevaluasi diri secara terus menerus. Ini adalah salah satu ungkapan sekaligus pengakuan yang disampaikan sepasang suami dan istri dalam sebuah acara rekoleksi keluarga. Dengan mengevaluasi diri yang terus menerus, mereka mampu menemukan banyak hal positif yang memperkuat cinta kasih […]

Food For Thought: Membahagiakan Sesama…

Apakah anda membahagiakan orang lain? Seorang pemuda barusan mengirim pesan singkat kepadaku dengan sebuah pernyataan: “Hidup kita akan semakin bermakna ketika kita berusaha untuk membuat orang lain merasa bahagia sekalipun kita mengalami banyak penderitaan. Apakah anda sudah membahagiakan orang lain sepanjang hari ini?” Saya senang membaca pesan ini sebelum istirahat malam. Rasanya pesan singkat ini sangat […]