Homili 31 Oktober 2018

Hari Rabu, Pekan Biasa ke-XXX Ef. 6:1-9 Mzm. 145:10-11,12-13ab,13cd-14 Luk. 13:22-30 Tuhan setia dalam perkataan-Nya Seneca dikenal sebagai salah seorang negarawan, filsuf dan dramawan dari Kerajaan Romawi kuno. Ia pernah berkata: “Kesetiaan adalah kekayaan termulia di dalam hati manusia.” Banyak di antara kita yang mudah memahami perkataan Seneca ini. Orang yang setia tentu memiliki hati […]

Food For Thought: membuat perkawinan jadi indah

Membuat pernikahan jadi indah Adalah Putu Felisia. Dalam ‘Perfect Wedding: Hadiah Terindah untuk Cinta’, beliau menulis tentang pernikahan begini: “Pernikahan adalah sebuah ikatan indah yang terbentuk dalam hubungan saling mengasihi. Menerima kelebihan dan kekurangan. Saling mengisi. Saling membutuhkan. Saling bekerjasama melewati cobaan kehidupan. Berbagi senang, atau bersama-sama menanggung duka. Itulah pernikahan. Pernikahan, adalah hadiah terbaik […]

Homili 30 Oktober 2018

Hari Selasa, Pekan Biasa ke-XXX Ef. 5:21-33 Mzm. 128:1-2,3,4-5 Luk. 13:18-21 Tunduklah dan kasihilah! Pada hari ini saya mencoba untuk menghapus file-file lama di dalam laptop saya. Saya membuka file tentang pernikahan dan menemukan sebuah kutipan indah dari seorang penulis dan wartawan berkebangsaan Amerika, namanya Mignon McLaughlin. Dalam ‘The Complete Neurotic’s Notebook’ (1981), beliau menulis: […]

Food For Thought: Mengampuni lebih sungguh

Mengampuni lebih sungguh! Saya sudah bertahun-tahun tinggal di Timor Leste. Betapa bahagianya ketika saya merayakan misa bersama umat dan mereka menyanyikan nyanyian tertentu dalam Bahasa Indonesia. Beberapa hari yang lalu saya mendengar mereka menyanyikan sebuah lagu popular ‘mengampuni lebih sungguh’. Sebagian lirik lagunya seperti ini: “Mengampuni, mengampuni lebih sungguh. Mengampuni, mengampuni lebih sungguh. Tuhan lebih […]

Homili 29 Oktober 2018

Hari Senin Pekan Biasa ke-XXX Ef 4:32-5:8 Mzm 1: 1-2.3.4.6 Luk 13:10-17 Mewujudkan Hidup Kristiani Sejati Saya merasa bahagia ketika mendengar sharing seorang bapak dalam acara pendalaman iman katolik di sebuah lingkungan. Ia memiliki keinginan yang besar untuk menjadi pengikut Kristus yang terbaik. Keinginannya ini berawal dari sebuah kalimat yang temukannya di sebuah buku tentang […]

Homili Hari Minggu Biasa ke-XXXB – 2018

Hari Minggu Biasa XXX Yer. 31:7-9 Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6 Ibr. 5:1-6 Mrk. 10:46-52. Apakah anda juga Bartimeus zaman now? Ada dua orang buta yang pernah berkelahi karena mereka saling bertabrakan satu sama lain. Orang buta pertama mengatakan kepada orang buta yang kedua: “Kamu tidak punya mata ya. Pakai matamu itu dengan baik supaya jangan menabrak orang […]

Food For Thought: Hidup yang bermakna

Mewujudkan hidup yang bermakna Pada pagi hari ini saya membuka file-file tertentu di laptop saya. Saya menemukan sebuah kalimat yang pernah ditulis oleh William Shakespeare dalam sandiwara tragedi Antony and Cleopatra, ditulis sekitar tahun 1623, bunyinya: “Orang yang mencari kesempatan; namun ia tidak mengambilnya saat kesempatan menghampirinya, ia takkan menemukan kesempatan itu lagi.” Saya langsung […]

Homili 26 Oktober 2018

Hari Jumat, Pekan Biasa ke-XXIX Ef. 4:1-6 Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-6 Luk. 12:54-59 Hidup sepadan dengan panggilan Ada sebuah kata yang mendadak jadi viral di berbagai media selama beberapa hari terakhir ini yakni kata Sontoloyo. Adalah Presiden Joko Widodo yang menggunakan istilah ‘Politikus Sontoloyo’ ketika pada tanggal 23 Oktober 2018 lalu membagi 5.000 sertifikat lahan di Lapangan […]

Food For Thought: Masih ada harapan

Masih ada harapan! Selamat sore. Pada sore hari ini saya mendapat sebuah pesan singkat dari seorang sahabat. Ia menulis begini: “Bahagia itu sederhana, ketika ada seorang yang kita cintai selalu memberikan optimisme kepada kita.” Saya tersenyum sendiri, sambil membayangkan wajah sahabat ini sebab ia selalu menunjukkan dirinya sebagai pribadi yang penuh optimisme. Ketika ia menghadapi […]

Homili 19 Oktober 2018

Hari Jumat, Pekan Biasa ke-XXVIII Bacaan 1 : Ef 1:11-14 Mazmur : Mzm 33:1-2.4-5.12-13 Injil : Luk 12:1-7 Hidup Kristen Sejati Saya mau menjadi orang Kristen Sejati! Ini adalah sebuah janji yang diucapkan seorang bapak di hadapan Tuhan setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan dosa. Ketika memasuki usia yang ke-60 ia mulai menyadari bahwa ia belum […]