Homili 16 Oktober 2026

Hari Jumat, 16 Oktober 2026
Ef. 1:11-14
Mzm. 33:1-2.4-5.12-13
Luk. 12:1-7

Roh Kudus sebagai Jaminan bagi seorang Misionaris

Hidup misioner tidak bisa terlepas dari peran Roh Kudus. Mengapa? Karena Roh Kudus berperan sebagai penggerak utama, pemberi kuasa, dan pemandu dalam pekerjaan misi Kristiani, yang mengubah upaya manusia menjadi misi atau perutusan ilahi. Roh Kudus memisahkan dan memanggil orang-orang secara pribadi dari kalangan umat setempat untuk melintasi hambatan budaya, geografis, dan bahasa. Roh Kudus juga secara aktif mengarahkan strategi, laju, dan lokasi misi, membuka atau menutup pintu bagi tempat-tempat yang harus dikunjungi dan dilayani oleh para misionaris (seperti yang diceritakan dalam Kisah Para Rasul).

Kita membaca di dalam Kisah Para Rasul, sebuah momen yang sangat indah. Di kota Antiokhia, sebuah tempat istimewa bagi para nabi dan pengajar di antara mereka ada Barnabas dan Saulus, mereka sedang beribadah serta berpuasa kepada Tuhan. Di saat itulah Roh Kudus bersabda kepada mereka semua: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah kutentukan bagi mereka” (Kis 13:2). Ini menjadi titik awal perjalanan Misioner Barnabas dan Paulus untuk mewartakan Injil ke Seleukia dan berlayar ke pulau Siprus. Roh Kudus sungguh menggerakan hati dan perutusan para misionaris.

Hari ini kita mendengar kelanjutan perkataan santo Paulus kepada Jemaat di Efesus (Ef 1:11-14). Ia membicarakan tentang kekayaan orang-orang terpilih. Paulus memulai dengan mengatakan bahwa para pengikut Kristus mendapat bagian warisan yang telah dikehendaki dari semula, diharapkan bahwa warisan ini mendatangkan pujian bagi Kemuliaan Allah. Dengan demikian, orang-orang yang percaya kepada Kristus itu dimeteraikan oleh Roh Kudus. Paulus lalu menegaskan bahwa Roh Kudus adalah jaminan keselamatan. Roh Kudus menjadi jaminan atas seluruh warisan tersebut sampai penebusan penuh terjadu bagi milik kepunyaan Allah.

Misionaris adalah milik kepunyaan Allah dan Roh Kuduslah jaminan keselamatan bagi sang Misionaris. Hal ini sangat luhur dan menguatkan iman para misionaris dalam berkarya dan menjadi pelayan. Percayalah pada Roh Kudus sebaga jaminan bagi keselamatanmu dan mereka yang sedang anda layani di tanah misi. Rambut kepalamu juga terhitung semuanya!

P. John Laba, SDB