Hari Minggu Biasa XXIXA
Hari Minggu Misi
Yes. 45:1,4-6
Mzm. 96:1,3,4-5,7-8,9-10ac
1Tes. 1:1-5b
Mat. 22:15-21.
Bersatu dalam Misi
Hari Minggu 18 Oktober 2026, adalah Hari Minggu Biasa ke-XXIXA. Hari ini juga menjadi sangat istimewa karena kita merayakan 100 tahun penetapan Hari Minggu Misi sedunia. Sebagaimana diketahui bahwa Hari Minggu Misi dicanangkan pertama kali oleh Paus Pius XI pada tahun 1926. Tema utama Hari Minggu Misi pada tahun 2026 ini adalah ‘One in Christ, United in Mission’ artinya Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi. Paus Leo ke-XIV mengajak seluruh umat beriman yang telah dibaptis di dalam Gereja Katolik untuk menyadari bahwa misi pewartaan Injil bukan hanya tugas khusus bagi para imam atau misionaris, melainkan panggilan bersama seluruh Gereja yang diwujudkan lewat doa, kasih dan dukungan yang nyata. Ini sekaligus menandakan bahwa Gereja kita adalah Gereja misioner.
Pada hari ini Tuhan menyapa kita melalui Sabda yang kita baca dan dengar bersama, secara khusus dalam bacaan Injil (Mat 22:15-21). Dikisahkan bahwa orang-orang Farisi dan kaum Herodian berunding untuk menjerat Yesus dengan pertanyaan seputar kewajiban sebagai Warga Negara. Mereka bertanya sambil berpura-pura mengakui Yesus sebagai orang yang jujur, mengajarkan jalan Allah, tidak taku dan tidak carmuk alias cari muka. Pertanyaan mereka kepada Yesus adalah tentang apakah mereka boleh membayar pajak atau tidak membayar pajak kepada kaisar.
Tuhan Yesus mengedukasi mereka dengan meminta mereka untuk menunjukkan kepada-Nya mata uang untuk pajak itu. Mereka memberi satu dinar di mana ada gambar dan tulisan Kaisar. Tuhan Yesus lalu berkata kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah”. Jawaban Yesus ini sekaligus mengunci kepura-puraan manusia yang mengelilingi-Nya saat itu.
Perkataan Yesus ini memiliki pesan misioner yang luhur. Sebagai warga negara atau warga masyarakat maka mereka wajib untuk memberi (membayar pajak) kepada Kaisar. Yesus sendiri membayar Pajak Bait Allah ketika berada di Kapernaum Ia menyuruh Petrus untuk memberi dua dirha (Mat 17:24-27). Yesus juga menyadarkan mereka bahwa sebagai manusia mereka diciptakan sesuai dengan citra Allah maka mereka juga harus memberi diri mereka kepada Allah sebagai pemilik kehidupan.
Seorang misionaris perlu memberi diri kepada Yesus dan bersatu dalam misi Yesus. Memberi diri, mengorbankan diri berupa waktu, tenaga, bakat dan kemampuan. Semua ini tidaklah mudah untuk diberikan secara cuma-cuma kepada sesama. Namun sangat membahagiakan kalau kita mengikuti jejak Kristus untuk memberi diri, mengorbankan diri bagi sesama. Mari kita satu dalam Kristus dan bersatu dalam misi.
P. John Laba, SDB