Homili Peringatan Hati Tersuci Santa Perawan Maria 2018

PW Hati Tersuci SP Maria Yes 61: 9-11 Mzm (1Sam) 2:4-5.6-7.8abcd Luk 2:41-51 Merenungkan Kesucian Hati Bunda Maria Sehari setelah merayakan Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus, kita memperingati Hati Tersuci Santa Perawan Maria. Devosi kepada Hati Tersuci Santa Perawan Maria di dalam di dalam Gereja Katolik dimulai sejak tahun 1640 di Napoli, Italia. Ketika […]

Food For Thought: Kasih Penuh Pengurbanan

Kasih sejati penuh pengurbanan! Pada sore menjelang malam hari ini saya membaca beberapa catatan yang saya simpan di file laptopku beberapa tahun silam. Saya menemukan sebuah kutipan dari Dalai Lama. Inilah kutipan yang saya maksudkan: “Saya yakin bahwa tujuan paling utama dari hidup kita adalah mencari kebahagiaan. Itu jelas. Apakah seseorang meyakini agama atau tidak, […]

Homili Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus 2018

Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus Hos 11:1.3-4.8c-9 MT (Yes) 12:2-3.4bcd.5-6 Ef 3: 8-12.14-19 Yoh 19:31-37 Memandang dan belajar pada Yesus Pada pagi hari ini saya menerima kiriman sebuah lagu rohani berjudul: “Kaulah harapanku”, yang dipopulerkan oleh Sari Simorangkir beberapa tahun yang lalu. Tentu saja sebagai seorang yang berada jauh dari negeri sendiri, lagu rohani […]

Homili 6 Juni 2018 (Injil Untuk Daily Fresh Juice)

Hari Rabu, Pekan Biasa ke-IX 2Tim. 1:1-3,6-12 Mzm. 123:1-2a,2bcd Mrk. 12:18-27 Merenungkan Kebangkitan Badan kita Saya pernah diundang untuk memimpin misa pemberkatan jenazah seorang tokoh umat di sebuah paroki. Sebelum memberkati jenazah, sang istri memohon untuk menyampaikan pesan-pesan akhir berupa ingatan akan kenangan kebersamaan mereka. Dia mengakhiri pesan-pesan yang mengharukan semua umat yang hadir dengan […]

Food For Thought: CiKas itu penting dan harus

Sejenak bersama CiKas! Seorang sahabat menelpon saya pada sore hari ini. Ia mengakui dengan jujur di ujung telephonenya bahwa pada hari Minggu Tritunggal Mahakudus ini ia berusaha untuk menyendiri sehingga dapat sejenak bersama CiKas. Saya bertanya dalam hati siapakah CiKas itu karena sejauh saya tahu tak ada orang dekat yang namanya CiKas. Lima belas menit […]

Food For Thought: Maria Penolong Umat Kristiani

Maria Penolong Umat Kristiani Pada hari ini seluruh keluarga besar Salesian Don Bosco merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria, Penolong Umat Kristiani (Maria Auxilatrice). Ada dua alasan penting mengapa Don Bosco menyebarkan devosi kepada Bunda Maria Auxiliatrice: Pertama, pengalaman Gereja. Sejarah Gereja menunjukkan bahwa pada tahun 1453 daerah Konstantinopel jatuh ke tangan kaum Muslim Turki. […]

Food For Thought: Hidup yang bermakna

Hidup yang bermakna Pada pertemuan terakhir perkuliahan Komunikasi Bisnis, sang dosen meminta para mahasiswa untuk mendeskripsikan selama dua menit tentang hidup yang bermakna. Setiap mahasiswa tampil dan mengungkapkan hatinya tentang hidup yang bermakna dari hidup pribadinya sendiri. Ada mahasiswa yang mengungkapkan pengalaman masa lalu yang membuat semua mahasiswa tersenyum dan terhibur. Ada juga mahasiswa yang […]

Food For Thought: Berdoalah dengan benar

Berdoa dengan benar! Pada malam hari ini saya memeriksa kembali beberapa file yang saya simpan di laptop saya beberapa tahun terakhir ini. Saya menemukan sebuah kutipan inspiratif tentang doa menurut Mahatma Gandhi. la berkata: “Berdoa bukanlah meminta. Itu adalah keinginan jiwa semata. Itu adalah pengakuan akan kelemahan manusiawi seseorang. Lebih baik berdoa dengan hati namun […]

Homili 19 Mei 2018

Hari Sabtu, Pekan Paskah ke-VII Kis. 28:16-20,30-31 Mzm. 11:4,5,7 Yoh. 21:20-25 Kesaksiannya itu benar! Seorang ayah selalu menasihati anak-anaknya untuk berkata benar. Pada suatu hari anak bungsu bertanya kepada ayahnya: “Ayah, mengapa engkau selalu mengulangi nasihat yang sama supaya kami berkata benar?” Sang ayah menjawab: “Sekarang engkau belum mengerti apa artinya berkata benar, tetapi akan […]

Food For Thought: Semua karena kasih

Semua karena kasih! Ada seorang sahabat yang mengirim kutipan perkataan St. Agustinus ini kepada saya: “Engkau adalah anak rahmat. Bila Allah memberimu rahmat, itu karena Ia memberikan-Nya dengan bebas, maka kamu harus mencintai dengan bebas. Jangan mencintai Allah demi mendapatkan hadiah; biarkan Allah menjadi hadiahmu”. Saya membacanya sambil tersenyum dan berkata dalam hati bahwa Santu Agustinus […]