Renungan 5 Maret 2013

Hari Selasa Prapaskah IIIDan 3:25.34-43Mzm 25:4bc-5ab.6-7bc.8-9Mat 18:21-35 Seni mengampuni Apakah memaafkan atau mengampuni orang yang berdosa kepada kita itu mudah? Mayoritas di antara kita pasti akan mengatakan sulit untuk memaafkan atau mengampuni saudara yang berdosa terhadap kita. Lebih mudah memiliki dan menyimpan rasa benci dari pada hati tergerak untuk memaafkan atau mengampuni. Orang juga bisa […]

Renungan 4 Maret 2013

Hari Senin, Prapaskah III 2Raj 5:1-15 Mzm 42: 2-3; Mzm 43: 3-4 Luk 4:24-30 Cinta kasih merobohkan tembok pemisah manusia Saya punya satu pengalaman menarik. Ketika masih berkarya sebagai pastor paroki di St. Yohanes Bosco Sunter, kami memiliki team yang bagus. Kehadiran “RomPet” dan “RomOn” membawa angin segar dan perubahan yang berarti di Paroki ini. […]

Homili Hari Minggu Prapaskah III/C -2013

Hari Minggu, Prapaskah III/C Kel 3:1-8a.13-15 Mzm 103:1-2.3-4.6-7.8.11 1Kor 10:1-6.10-12 Luk 13:1-9 Bertobatlah! Hari ini kita memasuki pekan Prapaskah III tahun C. Boleh dikatakan bahwa dari hari Rabu abu hingga hari Minggu ini kita sedang berada di pertengahan jalan penitensi dan pertobatan. Untuk sekedar mengingatkan bahwa pada pekan pertama prapaskah kita merenungkan Yesus yang menang […]

Renungan 2 Maret 2013

Hari Sabtu, Prapaskah II Mi 7:14-15.18-20 Mzm 103:1-4.9-12 Luk 15:1-3.11-32 Seorang Bapa Yang Murah Hati Ada dua pengalaman rohani yang membuatku terpesona. Pertama, pada suatu kesempatan saya merayakan misa arwah memperingati setahun meninggalnya seorang Bapa. Pada saat homili, saya bertanya kepada puteranya yang masih remaja tentang pengalaman yang mengesankannya bersama ayahnya. Ia berkata, “Hingga sekarang […]

Renungan 1 Maret 2013

Hari Jumat I, Prapaskah II Kej 37:3-4.12-13a.17b-28 Mzm 105:16-21 Mat 21:33-43.45-46 Menjual saudara sendiri Ada dua orang bersaudara. Siang dan malam mereka tinggal di satu rumah yang sama, rumah warisan orang tua mereka. Namun demikian mereka berbeda dalam hal keanggotaan partai politik. Ketika mulai kampanye untuk menjadi calon legislatif, selalu terjadi pertemuan partai bergantian di […]

Renungan 28 Februari 2013

Hari Kamis, Prapaskah IIYer 17:5-10Mzm 1:1-2.3.4.6Luk 16:19-31 Makin Berbela Rasa Ada dua kisah orang miskin yang mirip. Kisah pertama adalah seorang nenek miskin yang mencuri sepotong roti di kota New York sekitar tahun 1930an. Pada saat itu Amerika Serikat sedang mengalami krisis ekonomi dan banyak orang kelaparan. Ada seorang nenek yang dituduh mencuri sepotong roti dan […]

Renungan 27 Februari 2013

Hari Rabu, Prapaskah II Yer 18:18-20 Mzm 31:5-6.14.15-16 Mat 20:17-28 Melayani dengan dedikasi! Banyak orang berpikir bahwa menjadi seorang pimpinan itu memiliki nilai plus yakni dilayani oleh orang lain dan dihormati di mana-mana. Padahal seharusnya menjadi pemimpin itu berarti menjadi pelayan. Pemimpin membaktikan dirinya, mematikan segala keinginannya dan hanya memfokuskan perhatiannya kepada pelayanan bagi sesama. […]

Renungan 26 Februari 2013

Hari Selasa, Prapaskah II Yes 1:10.16-20 Mzm 50: 8-9.16bc-17.21.23 Mat 23:1-12 Kursi Musa itu bernilai! Pada suatu kesempatan saya pergi menghadap salah seorang Bupati di Republik ini, dengan membawa sebuah proposal untuk mencari dana. Kebetulan saya adalah pionir kehadiran dan karya kongregasi kami di tempat itu. Salah satu pilihan karya kami di tempat itu adalah […]

Renungan 25 Februari 2013

Hari Senin, Prapaskah II Dan 9:4b-10 Mzm 79:8.9.11.13 Luk 6:36-38 Seharusnya ada perasaan malu! Siapa yang tidak punya perasaan malu? Tentu saja semua orang sepakat mengakui memiliki rasa malu. Ada orang yang karena rasa malu berlebihan menjadi tertutup dan tidak berkembang dalam hidupnya. Ada orang yang rasa malunya menipis bahkan nyaris tidak punya perasaan malu […]

Homili Hari Minggu Prapaskah II/C – 2013

Kej 15:5-12.17-18 Mzm 27:1.7-8.9abc.13-14 Flp 3:17-4:1 Luk 9:28b-36 Pandang dan Dengarlah Yesus! Seorang ibu datang dan berbicara dengan saya. Ia merasa pusing dengan anaknya. Ketika masih kecil, anak itu penurut tetapi belakangan ini susah diatur. Ia tidak mendengar perintah orang tuanya. Ia lebih suka mendengar bunyi musik di gadgetnya dari pada suara orang tuanya sendiri. […]