Lucerna pedibus meis verbum tuum, et lumen semitis meis

Food For Thought: OMD – OMG

OMD: “O Mio Dio” dan OMG: “O My God” Pada hari ini kita merayakan Pesta St. Thomas Rasul (SaToRa). Permenungan saya mengakhiri hari ini adalah mari kita memandang keunikan St. Thomas. Rasul. St. Agustinus mengatakan bahwa dengan mata manusianya Ia melihat Yesus dan menyentuh luka-luka Yesus, dengan mata rohaninya Ia melihat Yesus sebagai Tuhan dan […]

Homili St. Thomas, Rasul – 2015

St. Thomas, Rasul Ef 2:19-22 Mzm 117:1.2 Yoh 20:24-29 Yesus, Aku percaya kepada-Mu Hari ini seluruh Gereja Katolik merayakan Pesta St. Thomas, Rasul. Thomas adalah nama Yunani yang berasal dari transliterasi nama berbahasa Yahudi to’am, bahasa Aram to’ma yang artinya “si kembar”. Orang Kristiani berbahasa Yunani kesulitan memahami dan menyebut nama to’am sehingga mereka menyebutnya […]

Food For Thought: Yahwe Yireh

Yahwe Yireh (יְהוָה יִרְאֶה.) Pada suatu hari saya berjalan bersama para konfrater di Supermall Karawaci, Tangerang. Saya melihat sebuah toko rohani Kristen, namanya: “Yehova Yireh”. Saya langsung me-loading ingatan saya tentang kalimat ini di dalam Kitab Suci. Saya berhenti pada kisah persembahan Abraham kepada Yahwe di dalam Kitab Kejadian. Di kisahkan bahwa Ishak sudah bertumbuh […]

Homili 2 Juli 2015

Hari Kamis, Pekan Biasa XIII Kej. 22:1-19 Mzm. 116:1-2,3-4,5-6,8-9 Mat. 9:1-8 Merasakan belas kasih Tuhan Banyak orang pandai berbuat dosa tetapi belum mengerti makna dosa dengan sebenarnya. Apakah dosa itu? Katekismus Gereja Katolik (KGK) mengajarkan bahwa dosa adalah satu pelanggaran terhadap akal budi, kebenaran, dan hati nurani yang baik. Dosa adalah satu kesalahan terhadap kasih […]

Food For Thought: Anak Abraham

Kita juga Anak Abraham Kitab Kejadian mencatat sebuah kisah ini: Pada suatu ketika Sara, istri Abraham melihat anaknya Ishak bermain-main dengan Ishmael, anak hambanya Hagar. Sara segera memerintahkan Abraham suaminya untuk memisahkan mereka karena bagi Sara, Tuhan berkenan kepada Ishak bukan Ishmail. Abraham merasa sebal dengan sikap Sara, tetapi Tuhan memihak Sara sehingga Ia meminta […]

Homili 1 Juli 2015

Hari Rabu, Pekan Biasa XIII Kej. 21:5,8-20 Mzm. 34:7-8,10-11,12-13 Mat. 8:28-34 Kehadiran-Nya bermakna! Para murid merasakan kehadiran Tuhan Yesus setiap hari. Namun demikian mereka belum mampu memahami makna kehidupan bersama Yesus. Mereka belum mampu mengenal jati diri Yesus dengan baik. Di dalam pikiran mereka Yesus hanyalah seorang guru yang mengajar dengan kuasa dan wibawa, membuat […]

Food For Thought: Berani meninggalkan!

Meninggalkan masa lalu itu perlu dan harus! Kita mengakhiri hari ini dengan sebuah permenungan tentang meninggalkan masa lalu dan berharap kepada masa depan. Saya terinspirasi dengan kehidupan keluarga Lot di hadapan Tuhan. Ketika para gembala Lot dan Abram bertengkar karena sempitnya padang penggembalaan bagi ternak mereka, terjadilah pemisahan diri antara Lot dan Abram. Lot memilih […]

Homili 30 Juni 2015

Hari Selasa, Pekan Biasa XIII Kej. 19:15-29 Mzm. 26:2-3,9-10,11-12 Mat. 8:23-27 Badai Pasti Berlalu Membaca judul renungan hari ini: “Badai Pasti berlalu” mengingatkan banyak orang pada tiga hal berikut ini, pertama, ingatan pada novel berjudul “Badai Pasti Berlalu” karya Marga T. yang diterbitkan pada tahun 1974. Novel ini sangat inspiratif bagi masyarakat pembaca novel di […]

Homili Hari Raya St. Petrus dan Paulus – 2015

Solemnitas St. Petrus dan Paulus Kis. 12:1-11 Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9 2Tim. 4:6-8,17-18 Mat. 16:13-19 Mengalami Allah dalam hidup Pada hari ini kita merayakan Hari Raya St. Petrus dan Paulus. Dua rasul yang hidup dalam masa yang sama tetapi situasi yang berbeda. Perayaan ini dirayakan berdasarkan Depositio Martyrum pada tahun 354, ketika itu ada perayaan St. Petrus […]

Food For Thought: Solidaritas…

Membangun Solidaritas… Ada seorang sahabat mengatakan kepada saya rasa syukurnya kepada Tuhan dan sesamanya. Ia mengatakan bahwa dia menjadi “manusia” saat ini karena ada rasa solidaritas dari sesama kepadanya. Konon keluarganya pernah mengalami kesulitan finansial sehingga ia nyaris tidak bisa bersekolah lagi. Namun ia memiliki cita-cita dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Kesulitannya […]