Lucerna pedibus meis verbum tuum, et lumen semitis meis

Homili 27 Maret 2015

Hari Jumat, Pekan Prapaskah V Yer. 20:10-13 Mzm. 18:2-3a,3bc-4,5-6,7 Yoh. 10:31-42 Tuhan, Engkaulah Penolongku! Ada seorang sahabat menceritakan sebuah pengalaman hidupnya. Ia bersama teman-temannya mengadakan perjalanan ke pulau untuk memancing. Perahu kecil yang ditumpanginya itu mengalami gangguan mesin sehingga nyaris tenggelam. Dalam situasi yang tegang itu ia berdoa dalam hatinya: “Ya Tuhan, Engkaulah Penolongku”. Ia […]

Food For Thought: Let’s Change

Let’s Change! Judul permenungan kita pada akhir hari ini adalah “Let’s Change”. Saya terinspirasi dengan buku karangan Profesor Rhenald Kasali berjudul Let’s Change yang diterbitkan Kompas pada tahun 2014 yang lalu. Ia mengatakan bahwa seberapa pun jauh jarak yang telah ditempuh, perubahan tetap harus dimungkinkan. Untuk itu beliau membahas hal-hal penting menyangkut perubahan, leadership, manajemen, […]

Homili 26 Maret 2015 (Bacaan I dan Mazmur)

Hari Kamis, Pekan Prapaskah V Kej. 17:3-9 Mzm. 105:4-5,6-7,8-9 Yoh. 8:51-59 Dari Abram menjadi Abraham Nama Abraham berasal dari bahasa Ibrani yakni אַבְרָהָם (Avraham). Sebelum dipanggil Tuhan ia bernama Abram yang berarti Bapa yang diagungkan (Exalted Father). Nama ini dikenakan pada Abraham yang masih merasa malu karena belum memiliki anak padahal ia dan Sara istrinya […]

Homili 26 Maret 2015 (dari Injil)

Hari Kamis, Pekan Prapaskah V Kej. 17:3-9 Mzm. 105:4-5,6-7,8-9 Yoh. 8:51-59. Mentaati Sabda Tuhan itu Indah! Salah satu aspek penting yang mendukung semangat tobat dalam masa prapaskah ini adalah komitmen untuk bersahabat dengan Sabda Tuhan atau Kitab Suci. Komitmen ini dengan sendirinya membantu kita untuk akrab dengan Pribadi Yesus. Dialah satu-satunya penyelamat kita. Mengapa kita […]

Food For Thought: Engkau telah menyediakan tubuh bagiku!

Engkau telah menyediakan tubuh bagiku! Kita merayakan Hari Raya Bunda Maria menerima Khabar Sukacita dari malaikat Gabriel. Maria adalah seorang wanita sederhana dari Nazareth di Galilea. Setiap hari ia melakukan pekerjaan-pekerjaan sederhana di rumah tangga seperti kebanyakan wanita muda Yahudi saat itu. Mengambil air dari sumur, memasak dan mencuci, membersihkan rumah adalah pekerjaan yang lazim […]

Homili Hari Raya Kabar Sukacita – 2015

Hari Raya Kabar Sukacita Yes. 7:10-14; 8:10 Mzm. 40:7-8a,8b-9,10,11 Ibr. 10:4-10 Luk. 1:26-38 Jangan takut, hai Maria! Masa Prapaskah menjadi indah karena kita merayakan dua Hari Raya yang erat hubungannya dengan kehidupan Tuhan Yesus Kristus. Saya mau mengingatkan bahwa pada tanggal 19 Maret yang lalu kita merayakan Hari Raya St. Yosef, suami Bunda Maria dan […]

Sekilas Sakramen Pengakuan Dosa

Mengaku Dosa! Pada hari-hari belakangan ini para Romo melayani Gereja dengan mendengar sakramen Pengakuan dosa. Selama lebih kurang 3-6 jam seorang Romo duduk di ruang pengakuan dosa untuk melayani umat yang hendak merasakan kerahiman Tuhan. Ada seorang umat yang bertanya: “Mengapa harus ngantri dan berlama-lama di Gereja? Mengapa tidak mengaku dosa lewat sarana komunikasi sosial […]

Homili 24 Maret 2015

Hari Selasa, Pekan Prapaskah V Bil. 21:4-9 Mzm. 102:2-3,16-18,19-21 Yoh. 8:21-30. Kupandang wajahMu dan berseru Pada pagi hari ini saya dibangunkan oleh suara Sari Simorangkir dalam sebuah lagu berjudul: “Kaulah Harapan”. Lirik lagunya berbunyi: “Bukan dengan kekuatanku, ku dapat jalani hidupku, tanpa Tuhan yang di sampingku, ku tak mampu sendiri. Engkaulah kuatku, yang menopangku. Kupandang […]

Food For Thought: “Namanya Susanna”

Namanya Susanna! Pada tahun 1984 muncul sebuah lagu berjudul Susanna yang dipopulerkan oleh kelompok asal Belanda The Art Companny. Ada lirik lagu bunyinya: “Susanna, Susanna, Susanna I’m crazy loving you.” Lagu ini kiranya masih digemari oleh generasi ortu masa kini. Nama Susanna muncul dalam bacaan liturgi hari ini. Untuk diketahui bahwa nama Susanna berasal dari […]

Homili 23 Maret 2015

Hari Senin Pekan Prapaskah V T.Dan. 13:1-9,15-17,19-30,33-62 (Dan. 13:41c-62) Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6 Yoh. 8:1-11 Tuhan Yesus tetap Setia! Ada seorang Romo memberikan homili dalam misa pernikahan. Ia mengatakan kepada pengantin dan mempelai bahwa kesetiaan di dalam hidup perkawinan haruslah diperjuangkan terus menerus. Setiap saat selalu ada ujian kesetiaan dan banyak orang sering gagal dalam ujian ini. […]