Semakin mengenal santo matius, Rasul

Fakta yang Mungkin Belum Anda Ketahui Tentang Santo Matius

Kehidupan Santo Matius merupakan kisah pertobatan yang mendalam melalui rahmat ilahi. Kisahnya menggambarkan bagaimana seseorang dapat bangkit melampaui masa lalunya dan hidup dalam pengabdian kepada Kristus serta sesama. Simak lima fakta berikut yang mungkin belum Anda ketahui tentang Santo Matius dan renungkan potensi Anda sendiri untuk pembaruan melalui Kristus.

Dia Adalah Seorang Pemungut Cikai/Pajak

Sebelum dipanggil menjadi Rasul, Santo Matius bekerja sebagai pemungut pajak di Kapernaum. Pemungut pajak sering dipandang dengan jijik oleh komunitas Yahudi karena keterkaitan mereka dengan otoritas Romawi dan reputasi mereka yang korup. Sungguh luar biasa bahwa Yesus memilih seseorang dari profesi yang begitu dibenci untuk menjadi salah satu pengikut terdekat-Nya, namun pilihan ini menunjukkan jangkauan kasih dan pengampunan Yesus yang tak terbatas.

Nama Asli Matius Adalah Levi

Santo Matius semula bernama Levi, yang menandakan warisan Yahudinya. Nama Matius berasal dari bahasa Ibrani “Mattityahu,” yang berarti “Karunia dari Yahweh.” Meskipun tidak diketahui apakah namanya diubah atau ia memang memiliki dua nama—sebagaimana lazim pada masa dan tempat tersebut—mungkin saja ia mengalami perubahan nama saat dipanggil oleh Yesus. Perubahan nama tersebut menandakan transformasi dalam tujuan hidupnya, karena ia beralih dari memungut pajak menjadi mengumpulkan jiwa-jiwa bagi Kerajaan Allah. Perubahan ini juga mencerminkan tema yang lebih luas tentang kelahiran baru dan pembaruan yang menjadi inti Iman Katolik kita.

Ia Disimbolkan oleh Seorang Malaikat

Fakta lain yang mungkin belum Anda ketahui tentang Santo Matius adalah bahwa ia memiliki simbolnya sendiri. Sebenarnya, semua penulis Injil memiliki simbol masing-masing: seorang pria (biasanya digambarkan sebagai malaikat) untuk Matius, seekor singa untuk Markus, seekor lembu untuk Lukas, dan seekor elang untuk Yohanes. Simbol Santo Matius adalah seorang pria/malaikat karena ia memulai Injilnya dengan silsilah manusia Kristus.
Keempat Penginjil sering digambarkan dalam seni bersama simbol khas mereka. Matius sering digambarkan sedang mendengarkan seorang malaikat, yang berbicara kepadanya saat ia menulis Injilnya.

Ia Adalah Seorang Misionaris yang hebat

Setelah Kenaikan Yesus, Matius memulai perjalanan misionaris untuk menyebarkan ajaran Kristus. Menurut tradisi, ia pertama kali berkhotbah di Palestina, kemudian di wilayah-wilayah seperti Etiopia dan Persia, mendedikasikan hidupnya untuk membagikan Injil. Ia mengalami kemartiran di Etiopia saat sedang merayakan Misa. Melalui karya misionarisnya, Matius mencontohkan pengabdian dan keberanian yang tak tergoyahkan serta membawa terang Kristus ke negeri-negeri yang jauh dan berbagai bangsa.

Ia Adalah Santo Pelindung Para Akuntan

Santo Matius dihormati sebagai santo pelindung para akuntan, bankir, pemungut pajak, dan pegawai negeri. Pelindung ini mencerminkan latar belakang profesionalnya sekaligus transformasi spiritualnya. Dengan memohon pertolongan Santo Matius, mereka yang bekerja di bidang-bidang tersebut dapat mengambil inspirasi dari seorang santo yang mengubah kehidupan yang semula dipenuhi urusan duniawi menjadi kehidupan yang mengabdi kepada Tuhan. Perhiasan Katolik yang menampilkan gambar Santo Matius atau simbol-simbol yang terkait dengannya berfungsi sebagai pengingat nyata akan hidup dan misinya. Pertimbangkan untuk mengenakan anting-anting santo yang menampilkan simbol-simbol Santo Matius untuk memohon bimbingan dan perantaraannya.

Kisah Santo Matius adalah kisah transformasi yang mendalam dan pelayanan yang penuh dedikasi. Dari pemungut pajak menjadi Rasul, hidupnya menggambarkan kuasa panggilan Yesus dan potensi penebusan dalam setiap jiwa. Saat kita merenungkan kisahnya, kita diingatkan akan pengampunan dan pembaruan yang ditawarkan oleh Iman Katolik kita. Semoga hidupnya menginspirasi kita untuk melayani dengan kerendahan hati dan pengabdian dalam perjalanan hidup kita masing-masing.