Homili 11 September 2018

Hari Selasa, Pekan Biasa ke-XXIII 1Kor. 6:1-11 Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b Luk. 6:12-19 Aku bekerja bersama Yesus Saya pernah diundang untuk merayakan misa syukur ulang tahun ke-25, bagi seorang koster yang mengabdikan dirinya di sebuah Gereja paroki. Ia mengaku bekerja tanpa mengharapkan honor apapun dari pihak Gereja Paroki. Kadang-kadang pastor Parokinya memberi honor tertentu, kadang-kadang beberapa bulan […]

Food For Thought: Emang kamu tuli?

Apakah kamu tuli? Pada sore hari ini saya diundang untuk merayakan misa perutusan bagi PDKK sebuah Paroki di di Dili. Mereka mengadakan SHBDR (Seminar Hidup Baru Dalam Roh) selama tiga hari dari hari Jumat hingga Minggu sore ini. Dalam perjalanan menuju ke kapel untuk merayakan misa perutusan ini, saya singgah di sebuah kios untuk membeli […]

Homili Hari Minggu Biasa ke-XXIII/B – 2018

Hari Minggu Biasa ke-XXIII/B Yes. 35:4-7a Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10 Yak. 2:1-5 Mrk. 7:31-37 Merenungkan Kerahiman Allah Zaman Now Paus Fransiskus dikenal sebagai Paus Kerahiman Allah. Sebutan ini kiranya tepat sebab dialah yang menetapkan adanya tahun kerahiman Allah beberapa tahun silam. Dalam Bulla Misericordiae Vultus Paus Fransiskus menegaskan bahwa Tuhan Yesus menunjukkan wajah kerahiman Bapa. Perkataan Paus […]

Homili 5 September 2018 (Dari Bacaan Pertama)

Hari Rabu, Pekan Biasa ke-XXII 1Kor. 3:1-9 Mzm. 33:12-13,14-15,20-21 Luk. 4:38-44 Menjadi manusia rohani Ada sebuah pengalaman iman yang menarik dan tetap saya kenang. Dalam pertemuan untuk pendalaman iman di sebuah lingkungan, seorang umat berusaha untu menjelaskan tentang karakter manusia rohani dan manusia duniawi. Baginya, manusia rohani adalah manusia yang selalu mengarahkan dirinya kepada Tuhan, […]

Homili 5 September 2018 (Injil untuk Daily Fresh Juice)

Hari Rabu, Pekan Biasa ke-XXII/B St. Theresia dari Kalkuta 1Kor. 3:1-9 Mzm. 33:12-13,14-15,20-21 Luk. 4:38-44 Aku harus memberitakan Injil Allah Pada hari ini kita semua mengenang kembali St. Theresia dari Kalkuta. Orang kudus modern ini dilahirkan pada tanggal 26 Agustus 1910 di Skopje, Albania. Ia membaktikan seluruh hidupnya bagi kaum papa dan miskin di India […]

Homili 3 September 2018

Hari Senin, Pekan Biasa ke-XXII Peringatan Wajib St. Gregorius Agung 1Kor. 2:1-5 Mzm. 119:97,98,99,100,101,102 Luk. 4:16-30 Mengabdi Tuhan sampai tuntas Gregorius Agung adalah orang kudus kelahiran kota Roma sekitar tahun 540. Ayahnya bernama Gordianus, seorang anggota Majelis Tinggi kota Roma dan ibunya bernama Celia. Gregorius muda dikenal sebagai pribadi yang cerdas. Ia tekun mempelajari Filsafat […]

Food For Thought: Mewartakan Injil dalam kemajemukan

Mewartakan Injil dalam kemajemukan Kemarin kita mengawali bulan Kitab Suci Nasional. Temanya sangat menarik yaitu mewartakan Injil dalam kemajemukan. Mari kita coba memandang Yesus dan para rasul-Nya. Mereka memulai pewartaan mereka dalam kemajemukan. Yesus sendiri selalu berkeliling dan berbuat baik. Para rasul berkeliling sampai ke ujung dunia untuk mewartakan Injil dalam kemajemukan. Tuhann Yesus menyingkir […]

Homili 31 Agustus 2018

Hari Jumat, Pekan Biasa ke-XXI 1Kor. 1:17-25 Mzm. 33:1-2,4-5,10ab,11 Mat. 25:1-13 Kristus adalah kekuatan dan hikmat Allah Saya pernah membaca sebuah buku catatan dari para peserta Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) di sebuah Paroki. Saya menemukan sebuah tulisan sederhana dalam sebuah lembaran, bunyinya: “Kristus adalah kekuatan dan hikmat Allah”. Tulisan itu merupakan sebuah doa yang ditulisnya […]

Food For Thought: Merenung tentang Perdamaian

Indahnya Perdamaian Saya mengawali tulisan ini dengan mengingat Chairil Anwar. Ia pernah menulis sebuah puisi berjudul: “Indahnya perdamaian”. Ada satu kalimat yang bagus di dalam puisi ini yakni: “Damai, kata yang mudah untuk diucapkan namun sulit untuk di wujudkan.” Saya sepakat dengan Chairil Anwar bahwa banyak orang di antara kita sedang mencari, berteriak dan ingin […]

Homili 30 Agustus 2018

Hari Kamis, Pekan Biasa ke-XXI 1Kor 1:1-9 Mzm 145: 2-7 Mat 24: 42-51 Selalu mawas diri itu perlu dan harus! Pengalaman yang selalu melekat dalam diri seorang pendidik adalah perilaku peserta didik atau para siswa yang aneh tapi nyata. Misalnya kadang-kadang pendidik memberikan quis dadakan kepada para peserta didik setelah membahas satu topik. Perkataan yang […]