Lucerna pedibus meis verbum tuum, et lumen semitis meis

Homili 16 Oktober 2015

Hari Jumat, Pekan Biasa XXVIII Rm. 4:1-8 Mzm. 32:1-2,5,11 Luk. 12:1-7 Iman adalah dasar kemartiran kristiani Pada tanggal 11 Mei 2015 yang lalu, Paus Fransiskus memberi sebuah homili yang bagus tentang kemartiran. Ia mengajak umat kristiani untuk selalu siap menjadi martir karena Yesus Kristus adalah martir agung. Ia berkata: “Orang kristen yang tidak mengambil dimensi kemartiran […]

Homili 15 Oktober 2015

Hari Kamis, Pekan Biasa ke-XXVIII Peringatan Wajib St. Teresia dari Yesus Rm. 3:21-30 Mzm. 130:1-2,3-4b,4c-6 Luk. 11:47-54. Tuhan Yesus, sembuhkanlah kami! Pada pagi hari ini saya mengingat sebuah lagu di dalam buku Madah Bakti, no. 285. Lagunya berjudul “Tuhan Yesus sembuhkanlah kami”. Inilah bunyi lirik lagunya: “Tuhan Yesus sembuhkanlah kami, orang buta orang congkak hati. […]

Homili 14 Oktober 2015

Hari Rabu, Pekan Biasa ke-XXVIII Rm. 2:1-11 Mzm. 62:2-3.6-7.9 Luk. 11:42-46 Tuhan membalas setiap orang menurut perbuatannya Ada seorang sahabat yang memberi kesaksian tentang kebaikan-kebaikan ayahnya pada peringatan lima tahun meninggalnya sang ayah. Ia mengakui bahwa ayahnya adalah orang baik. Dari semua pengalaman indah bersamanya, ia tetap mengingat nasihat harian ayahnya supaya ia selalu berbuat […]

Food For Thought: Membangun peradaban kasih

  Membangun Peradaban Kasih Ada prinsip umum dalam masyarakat kita bahwa hukum dan keadilan harus ditegakkan demi kebaikan banyak orang. Prinsip ini kalau dijalankan dengan jujur dan adil maka semua orang akan menikmatinya. Masyarakat akan mencapai kesejahteraan bersama. Namun prinsip ini masih menjadi sebuah slogan yang indah karena hukum dan keadilan masih berjalan pincang. Orang […]

Homili 13 Oktober 2015

Hari Selasa, Pekan Biasa XXVIII Rm. 1:16-25 Mzm. 19:2-3,4-5 Luk. 11:37-41 Janganlah bergaun kemunafikan! Saya pernah mampir di sebuah Paroki dan melihat banyak spanduk berisi kegiatan-kegiatan Gereja selama beberapa bulan ke depan. Ada sebuah tawaran untuk mengikuti rekoleksi umat dengan tema “Janganlah bergaun kemunafikan”. Bagi saya, ini adalah sebuah tema rekoleksi yang unik. Tema rekoleksi […]

Food For Thought: Yesus lebih dari segalanya!

Yesus lebih dari segalanya Seorang uskup, sudah dipanggil Bapa di Surga beberapa tahun lalu pernah memberi nasihat kepada para imam baru untuk setia dalam panggilannya. Ia mengatakan bahwa mereka bisa menjadi pastor bagi umat kalau mampu memakan dan mencerna tiga potong tahu ajaib. Ketiga potong tahu ajaib yang dimaksud adalah pertama, tahu Tuhan, paling kurang […]

Homili 12 Oktober 2015

Hari Senin, Pekan Biasa ke-XXVIII Rm. 1:1-7 Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4 Luk. 11:29-32 Kamu juga milik Kristus! Seorang Romo kepala Paroki senior pernah membagi pengalaman berpastoral di paroki. Ia mengaku bisa bertumbuh dewasa dalam iman, harapan dan kasih karena umat yang dilayaninya. Pada suatu hari ia mendapat informasi bahwa umat dua wilayah di parokinya tidak aktif lagi […]

Food For Thought: Apakah Romo menerima gaji?

Apakah Romo menerima gaji? “Apakah Romo menerima gaji?” Inilah sebuah pertanyaan dari seorang siswa SD dalam acara talk show tentang panggilan imamat. Saya menjawabnya, “Para Romo tidak menerima gaji dari umat yang dilayaninya”. Siswa lain berkata: “Pada saat ada Romo yang memberkati rumahku, orang tuanku memberi sebuah amplop kepadanya.” Saya mengatakan kepadanya bahwa amplop itu […]

Homili Hari Minggu Biasa XXVIII/B – 2015

Hari Minggu Biasa XXVIII/B Keb. 7:7-11 Mzm. 90:12-13,14-15,16-17 Ibr. 4:12-13 Mrk. 10:17-30 Apa yang harus kuperbuat? Ada seorang pemuda, menceritakan pengalaman masa lalu tentang skala prioritas di dalam hidup pribadinya. Pada suatu ketika ia mengalami sakit demam. Ayah dan ibunya memintanya untuk pergi ke rumah sakit untuk perawatan medis, namun ia tidak mau pergi. Ia […]

Food For Thought: Doa Seorang Anak

Terima kasih ayah dan ibu! Pagi ini saya memeriksa buku panduan untuk perayaan sakramen pernikahan sepasang suami dan istri. Dalam ritus tambahan, ada sungkeman pasutri baru kepada orang tua mereka, sambil diiringi lagu berjudul “Doa seorang anak”. Lagu karya Julia Pardede ini dipopulerkan oleh Ruth Simanjuntak beberapa tahun yang lalu. Saya tertarik pada irik lagunya […]