Lucerna pedibus meis verbum tuum, et lumen semitis meis

Homili 12 September 2015

Hari Sabtu, Pekan Biasa ke-XXIII 1Tim. 1:15-17 Mzm. 113:1-2,3-4,5a,6-7 Luk. 6:43-49 Mengalami Kasih dan Pengampunan Tuhan Ada seorang pemuda yang membagi pengalaman pertobatannya dalam rekoleksi bersama. Ia mengatakan bahwa mengalami pengampunan itu indah dan baik adanya. Ia mengaku, bertahun-tahun ia hidup dalam kegelapan di hadapan Tuhan dan keluarganya. Ia mengalami keraguan iman sampai ke titik […]

Food For Thought: Komitmen untuk mendidik anak-anak

Pendidik nomor satu Apakah sepanjang hari ini anda sudah merasa bangga, berterima kasih dan mendoakan orang tuamu? Mungkin ada di antara kita yang lupa sehingga belum melakukannya atau mungkin lalai karena merasa bahwa tidak perlu melakukannya karena orang tua memang tugasnya demikian. Orang tua adalah salah satu pemberian Tuhan yang paling berharga kepada setiap anak. […]

Homili 11 September 2015

Homili Hari Jumat, Pekan Biasa XXIII 1Tim. 1:1-2,12-14 Mzm. 16:1,2a,5,7-8,11 Luk. 6:39-42 Aku berubah, sungguh kuberubah! Banyak di antara kita tentu masih mengingat lagu rohani berjudul “Aku berubah”. Inilah sebagian liriknya: “Aku berubah, sungguh ‘ku berubah, waktu kus’rahkah hatiku. Aku berubah, sungguh ‘ku berubah, waktu kus’rahkah semua…” Saya mengambil kata-kata dalam lagu tempo doeloe ini […]

Food For Thought: Damai sejati

Apakah hatimu damai? Saudari dan saudara terkasih. Saya pernah ditanya oleh seorang calon imam: “Romo John, apakah hatimu damai?” Saya merasa kaget dengan pertanyaan ini. Saya bertanya kepadanya: “Mengapa anda bertanya demikian kepada saya?” Ia menjawabku: “Karena saya sedang mencari damai.” Pertanyaan sederhana ini lalu menjadi penuntun bagiku juga: “Apakah ada damai dalam hatiku?” Terlepas […]

Homili 10 September 2015

Hari Kamis, Pekan Biasa XXIII Kol. 3:12-17 Mzm. 150:1-2,3-4,5-6 Luk. 6:27- 38 Kuncinya adalah kasih Ada tiga orang bersaudara yang pernah merasakan hidup bahagia bersama orang tua mereka. Masing-masing mereka semua sudah berkeluarga dan relasi mereka pun masih baik-baik saja. Relasi mereka berubah ketika kedua orang tuanya meninggal dunia. Harta warisan yang ditinggalkan orang tua […]

Homili 9 September 2015

Hari Rabu, Pekan Biasa XXIII Kol. 3:1-11 Mzm. 145:2-3,10-11,12-13ab Luk. 6:20-26. Menjadi agen perubahan Professor Rhenald Kasali adalah pendiri Yayasan Rumah Perubahan Indonesia. Ia menulis sebuah buku berjudul: “Let’s Change!” Dalam pengantar buku ini, dikatakan bahwa pemikiran tentang perubahan berasal dari Albert Einstein yang berpendapat bahwa ukuran kecerdasan bukan terletak pada kebiasaan memakai alat-alat lama, melainkan pada […]

Food For Thought: Allah turut bekerja

Allah turut bekerja… Ada seorang sahabat barusan bercerita kepadaku pengalamannya yang indah pada hari ini. Tadi pagi ia mengunjungi ibunya yang sedang sakit dan berbaring di rrumah sakit. Setelah seminggu koma di ruangan ICU, perlahan ia mulai membuka mata, mengenal orang di sekitarnya, mendengar sapaan orang dan sudah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari keluarga yang menjaganya. […]

Homili Kelahiran St. Perawan Maria – 2015

Pesta Kelahiran SP Maria Mi. 5:1-4a atau Rm. 8:28-30 Mzm. 13:6ab,6cd Mat. 1:1-16,18-23 Mengenang kelahiran seorang Ibu Pada hari ini seluruh Gereja Katolik merayakan Pesta kelahiran Santa Perawan  Maria, ibunda Yesus Kristus. Pesta ini dirayakan secara liturgis di dalam Gereja Katolik dan Gereja Ortodox setiap tanggal 8 September. Menurut tradisi sebagaimana ditemukan dalam injil apokrif, yakni […]

Food For Thought: Melengkapi Penderitaan Kristus

Melengkapi penderitaan Kristus! Saudari dan saudara terkasih, permenungan pada akhir hari ini berjudul: “Melengkapi penderitaan Kristus.” Saya terinspirasi oleh pengalaman rohani St. Paulus di Kolose. Ia banyak menderita karena melayani Tuhan Yesus dan Injil-Nya, juga seluruh jemaat di Kolose. Hebatnya Paulus adalah ia tabah dan setia kepada Tuhan. Ia tidak mengeluh meskipun mengalami banyak penderitaan. […]

Homili 7 September 2015

Pekan Hari Senin, Pekan Biasa XXIII Kol. 1:24 – 2:3 Mzm. 62:6-7,9 Luk. 6:6-11 Suka mengamat-amati… Ada orang-orang tertentu yang memiliki kebiasaan mengamat-amati kehidupan sesamanya. Mereka biasanya berdiri dari jauh untuk melihat apa yang sedang dikerjakan sesamanya. Orang yang suka mengamat-amati itu biasanya hanya akan melihat kesalahan dan kekeliruan yang dibuat orang, mengadilinya dalam hati […]