Homili 25 November 2014

Hari Selasa, Pekan Biasa XXXIV Why 14:14-20 Mzm 96:10.11-12.13 Luk 21:5-11 Waspada, Janganlah tersesat! Kita sedang berada di hari-hari terakhir tahun liturgi. Sabda Tuhan secara khusus mengarahkan kita untuk melihat ke depan, penuh harapan pasti akan kasih dan kebaikan Tuhan sendiri. Dari bacaan Injil kita mendengar pengajaran Tuhan Yesus tentang keruntuhan Bait Allah dan permulaan […]

Homili 24 November 2014

Hari Senin, Pekan Biasa XXXIV Why 14:1-3.4b-5 Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6 Luk 21: 1-4 Si Janda Miskin itu berbicara… Penginjil Lukas mengakhiri Injilnya Bab ke-20, dengan sebuah nasihat yang bagus dari Tuhan Yesus kepada para muridNya untuk bersikap waspada terhadap para ahli Taurat. Mereka bersikap munafik dengan memakai jubah yang panjang, suka menerima penghormatan di pasar, suka […]

Homili Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam/A

Hari Raya Tuhan Yesus Kristus Raja Semesta Alam Yeh 34: 11-12.15-17 Mzm 23: 1-2a.2b-3.5-6 1Kor 15:20-26.28 Mat 25:31-46 Tuhan Gembala dan Rajaku Pada suatu akhir tahun 1997, kami pernah melakukan perjalanan ke daerah Nazareth, Israel. Pada saat itu saya menemukan sebuah tulisan yang inspiratif di dinding sebuah rumah yakni: יהוה רֹעִי (Adonai ro’i artinya Tuhan […]

Homili 22 November 2014

Hari Sabtu, Pekan Biasa ke XXXIII Why 11:4-12 Mzm 144:1,2,9-10 Luk 20: 27-40 Allah kita, Allah orang hidup Ada seorang Romo yang sudah bertahun-tahun melayani di pedalaman. Ia memiliki satu perjuangan yaitu membantu orang-orang di daerah itu untuk mengimani Allah yang benar, Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus. Apa yang ia lakukan dalam homili dan […]

Uomo di Dio: Kematian: Siapa takut?

Kematian: mengapa harus ditakuti? Bulan November hampir berakhir. Kita selalu mengingatnya sebagai bulan khusus untuk mendoakan orang-orang yang sudah meninggal dunia. Di samping mendoakan, kita juga mengunjungi kuburan, membersihkan dan mengenang kembali pengalaman kebersamaan dengan orang yang kita kasihi itu. Kalau kita membuka Kitab Suci, kita boleh berbangga karena sebagai manusia, kita adalah ciptaan yang […]

Homili 21 November 2014

Hari Jumat, Pekan Biasa XXXIII Bunda Maria Dipersembahkan Kepada Allah Why 10: 8-11 Mzm 119: 14.24.72.103.111.131 Luk 19:45-48 Sabda Tuhan itu harus disantap Pada hari ini seluruh Gereja Katolik merayakan peringatan Bunda Maria dipersembahkan kepada Allah. Peringatan ini mengingatkan kita pada Tuhan Yesus, karena Ia juga dipersembahkan di dalam bait Allah. Di sanalah Bunda Maria […]

Food For Thought: “Tuhan saja menangis”

Tuhan saja menangisi dosamu! Kisah Yesus menangisi kota Yerusalem mengingatkan kita bahwa memang Yerusalem, kota damai atau Al Quds (kota Allah yang Kudus) tetapi nyatanya dari dulu hingga sekarang belum mencapai kedamaian. Ada sebuah kejadian pada akhir Oktober 2014 yang lalu, di mana Moataz Hejazi seorang mantan napi Palestina ditembak mati oleh tentara Israel karena ia […]

Homili 20 November 2014

Hari Kamis, Pekan Biasa XXXIII Why 5:1-10 Mzm 149: 1-2.3-4.5-6a.9b Luk 19: 41-44 Damai itu butuh pengorbanan diri! Ketika masih bertugas di Timor Leste, saya pernah mendapat kesempatan menyiapkan materi katekese untuk umat menyongsong proklamasi kemerdekaan Timor Leste bulan Mei 2002. Tema umumnya tentang memahami makna kemerdekaan. Ada juga pembahasan tentang membangun rasa damai sebagai […]

Homili 19 November 2014

Hari Rabu, Pekan Biasa XXXIII Why 4:1-11 Mzm 150:1-2.3-4.5-6 Luk 19:11-28 Mendahului ke Yerusalem Bagian yang khas dari Injil Lukas adalah tentang kisah perjalanan Yesus ke Yerusalem (Luk 9:51-19:27). Artinya semua kegiatan Yesus di Galilea perlahan-lahan ditinggalkanNya. Ia mengarahkan mataNya ke Yerusalem dan perlahan-lahan berjalan menuju ke sana. Ia mengajar dan membuat banyak tanda heran […]

Homili 18 November 2014

Hari Selasa, Pekan Biasa XXXIII Why 3:1-6.14-22 Mzm 15:2-3ab.3cd-4ab.5 Luk 19:1-10 Bertobat secara radikal Penginjil Lukas melaporkan kelanjutan perjalanan Tuhan Yesus ke Yerusalem dengan melewati kota Yerikho. Setelah menyembuhkan orang buta yang miskin di gerbang kota tua ini (Luk 18:35-43), Yesus perlahan-lahan memasuki kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Yerikho dikenal cukup ramai […]